Ade Yuliasih Serahkan 10 Ribu Bibit Tanaman untuk Masyarakat Baduy, Cegah Bencana Alam

Avatar photo

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Ade Yuliasih, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Provinsi Banten, menyerahkan bantuan sebanyak 10.000 bibit tanaman kepada masyarakat adat Baduy di Desa Kanekes, Ciboleger, Kabupaten Lebak, Minggu, 25 Oktober 2026.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan dimasa reses untuk menyerap aspirasi masyarakat di wilayah Baduy. Adapun jenis bibit tanaman yang diserahkan cukup beragam, di antaranya gaharu, nangka, jambu, lerak, durian, alpukat, petai, jengkol, aren, albasia, dan matoa.

Dalam kegiatan tersebut, Ade Yuliasih turut didampingi Kepala Kantor DPD RI Perwakilan Banten, Yuni Samsi Agus, serta Kepala Subbagian Perencanaan dan Keuangan Kantor DPD RI Provinsi Banten, Nurul Agustin.

Ade Yuliasih mengatakan, penyaluran bantuan bibit tanaman tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugasnya sebagai anggota DPD RI, khususnya dalam menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan.

“Dalam rangka melaksanakan tugas saya sebagai anggota DPD RI perwakilan Banten, saat ini saya sedang melaksanakan masa reses untuk menyerap aspirasi masyarakat di lingkungan Baduy. Pada kesempatan ini, saya memberikan bantuan sebanyak 10.000 bibit tanaman,” kata Ade Yuliasih.

Kata Ade, bantuan tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap pelestarian alam di kawasan Baduy yang selama ini dikenal memiliki tradisi dan kearifan lokal dalam menjaga lingkungan.

Selain itu menurut Ade, penanaman pohon tidak hanya berorientasi pada penghijauan, tetapi juga menjadi salah satu langkah untuk membantu menjaga kondisi lingkungan dan mengurangi risiko bencana alam.

“Melalui bantuan bibit tanaman ini, saya berharap dapat ikut mendukung upaya menjaga kelestarian alam Baduy agar tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Ade juga menilai, penanaman pohon di kawasan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mengantisipasi potensi bencana lingkungan, seperti erosi dan banjir.

“Selain itu, dengan ditanamnya ribuan pohon di kawasan Baduy, ini juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk mencegah terjadinya bencana alam, seperti erosi dan banjir yang belum lama ini terjadi,” tuturnya.

Ade menegaskan bahwa upaya menjaga kelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Menurutnya, pemerintah, organisasi kemasyarakatan, tokoh adat, dan masyarakat perlu membangun sinergi agar upaya pelestarian alam dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Menjaga alam harus menjadi gerakan bersama. Pemerintah, organisasi kemasyarakatan, tokoh adat, dan masyarakat perlu terus bersinergi agar kelestarian lingkungan tetap terjaga,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan program penghijauan tidak cukup hanya dilihat dari jumlah bibit yang disalurkan. Perawatan tanaman setelah ditanam menjadi faktor penting agar bibit tersebut dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang.

“Keberhasilan gerakan penghijauan tidak cukup diukur dari banyaknya bibit yang disalurkan, tetapi juga dari keberlanjutan penanaman dan pemeliharaannya,” ujar Ade.

Meski demikian, Ade mengingatkan agar setiap upaya pelestarian lingkungan di kawasan Baduy tetap memperhatikan adat istiadat serta kearifan lokal masyarakat adat setempat. Dengan demikian, kegiatan penghijauan dapat berjalan selaras dengan nilai-nilai budaya yang telah lama dijaga oleh masyarakat Baduy.

“Melalui penyerahan 10.000 bibit tanaman ini, diharapkan upaya menjaga kelestarian alam di kawasan Baduy dapat terus diperkuat melalui kerja sama berbagai pihak, dengan tetap menghormati tradisi dan kearifan lokal masyarakat adat,” harap Ade Yuliasih.

Untuk diketahui, turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Banten Andra Soni, tokoh masyarakat Banten Embay Mulya Syarief, Ketua Umum PUB Irjen Pol (Purn) H. Taufiqurrahman Ruki, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi Hartawan, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, serta Kepala Desa Kanekes Jaro Oom.*


Sumber: dpd.go.id

Berita Terkait

Sekjen Partai Gerindra : Kedepankan Penegakan Hukum, Jaga Soliditas Institusi, dan Perkuat Komitmen Pembangunan Nasional
Dugaan Penyadapan Presiden Bentuk Insubordinasi, Gerindra Siapkan Konsolidasi Internal
Longki Djanggola Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Moutong
Bimantoro Wiyono Percaya Polri Profesional Tangani Kasus Dugaan Penyadapan Presiden
Annisa Mahesa Soroti Perlindungan Konsumen di Tengah Maraknya Penipuan Digital
Martin Tumbelaka Dorong Pengaturan Ganti Kerugian Akibat Kesalahan Penyitaan dalam RUU Perampasan Aset
Imron Amin Dorong Penguatan Pengawasan Perbatasan Laut untuk Cegah Penyelundupan Narkoba
Habiburokhman Minta Penanganan Kasus Penyadapan Ilegal Berjalan Profesional dan Transparan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:25 WIB

Sekjen Partai Gerindra : Kedepankan Penegakan Hukum, Jaga Soliditas Institusi, dan Perkuat Komitmen Pembangunan Nasional

Rabu, 4 November 2026 - 21:52 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden Bentuk Insubordinasi, Gerindra Siapkan Konsolidasi Internal

Rabu, 4 November 2026 - 14:11 WIB

Longki Djanggola Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Moutong

Rabu, 4 November 2026 - 13:59 WIB

Bimantoro Wiyono Percaya Polri Profesional Tangani Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 12:52 WIB

Annisa Mahesa Soroti Perlindungan Konsumen di Tengah Maraknya Penipuan Digital

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp