Luncurkan PPKH di Gunungkidul, Menko PMK Dorong Sinergi Lintas Sektor Berbasis Ketahanan Keluarga

Avatar photo

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) secara resmi meluncurkan inisiatif Program Pembangunan Kesejahteraan Holistik (PPKH) di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu (28/10/2026).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono menegaskan urgensi pendekatan terpadu dalam pembangunan kesejahteraan. Ia menyoroti bahwa pembangunan yang baik tidak boleh sekadar menjangkau masyarakat, melainkan harus mampu menjawab kebutuhan riil mereka secara utuh.

“Inilah mengapa kesejahteraan tidak bisa dibangun secara parsial. Pembangunan kesejahteraan harus dilakukan secara holistik dan terintegrasi. Karena kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan ketahanan keluarga saling berkaitan,” tegas Menko PMK Sugiono.

Melalui program PPKH ini, Kemenko PMK berupaya membongkar sekat birokrasi dengan menyatukan sumber daya dan dukungan program dari pemerintah pusat, daerah, hingga mitra pembangunan. Menko PMK mendorong agar ego sektoral segera ditinggalkan demi mewujudkan dampak intervensi yang nyata.

“Mari kita wujudkan komitmen ini melalui kolaborasi dan sinergi. Jangan berjalan sendiri-sendiri. Satukan langkah agar setiap program saling melengkapi dan memberikan dampak nyata. Dan jangan lupa: tempatkan keluarga dan masyarakat sebagai poros pembangunan, bukan hanya sasaran program,” tambahnya.

Pemilihan Kabupaten Gunungkidul sebagai titik awal peluncuran program ini diharapkan mampu melahirkan praktik baik yang berkelanjutan. Ke depan, model integrasi lintas sektor melalui PPKH ini diproyeksikan dapat direplikasi dan meluas ke berbagai daerah di Indonesia.

Melalui peluncuran inisiatif bersama ini, Kemenko PMK memastikan pemerintah pusat akan terus merapikan orkestrasi lintas program agar pemerataan kesejahteraan benar-benar terwujud secara nyata, berkelanjutan, dan berakar kuat pada ketahanan keluarga Indonesia.

Turut hadir dalam agenda tersebut Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kemenko PMK Sukadiono, Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes Maria Endang Sumiwi, Asisten Deputi Peningkatan Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan Kemenko PMK Linda Restaningrum, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, serta jajaran OPD Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.


Sumber: kemenkopmk.go.id

Berita Terkait

Kemenko PMK Matangkan Peta Jalan Satuan Pendidikan Aman Bencana 2026–2029, Perluas Cakupan hingga Pesantren dan Perguruan Tinggi
Kemenko PMK Perkuat Sinergi dengan Mitra Pembangunan dalam Penanggulangan TPPO
Modal Secarik Kertas, Mentan Amran Langsung Kabulkan Permintaan Petani dan Peternak
Mentan Amran Siapkan Sistem Baru agar Peternak Happy, Perkuat Sinergi Petani Jagung dan Koperasi
Kemenko PMK Matangkan Modul Surveilans Berbasis Masyarakat, Perkuat Kewaspadaan Dini
Wamentan Alim Dorong Hilirisasi Perkebunan, Bidik 90 Persen Ekspor dalam Produk Olahan
Wamentan Alim: 3.500 Hektare PM-AAS di Grobogan Sudah Ditanami, Produktivitas Dibidik 11 Ton
Wamentan Saleh: Kedaulatan Pangan Jadi Kekuatan Strategis Bangsa di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:46 WIB

Kemenko PMK Matangkan Peta Jalan Satuan Pendidikan Aman Bencana 2026–2029, Perluas Cakupan hingga Pesantren dan Perguruan Tinggi

Kamis, 5 November 2026 - 16:46 WIB

Kemenko PMK Perkuat Sinergi dengan Mitra Pembangunan dalam Penanggulangan TPPO

Kamis, 5 November 2026 - 14:35 WIB

Modal Secarik Kertas, Mentan Amran Langsung Kabulkan Permintaan Petani dan Peternak

Kamis, 5 November 2026 - 14:34 WIB

Mentan Amran Siapkan Sistem Baru agar Peternak Happy, Perkuat Sinergi Petani Jagung dan Koperasi

Kamis, 5 November 2026 - 09:48 WIB

Kemenko PMK Matangkan Modul Surveilans Berbasis Masyarakat, Perkuat Kewaspadaan Dini

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp