Menko Sugiono: Pendidikan dan Pemberdayaan adalah dua pilar kesejahteraan rakyat

Avatar photo

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono menekankan pentingnya pendidikan yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan pemberdayaan masyarakat guna mempercepat pengentasan kemiskinan dan penghapusan kelaparan.

Hal tersebut dibahas dalam audiensi Menko PMK Sugiono dengan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar, di Ruang Kerja Menko PM, Jakarta, pada Rabu (21/10/2026).

Menko PMK Sugiono mengatakan, Kemenko PMK dan Kemenko PM memiliki peran strategis dalam mendukung program prioritas Presiden. Kedua kementerian koordinator memiliki irisan tugas yang saling melengkapi dalam pembangunan manusia dan pemberdayaan masyarakat, sehingga diperlukan sinergi untuk menyelaraskan berbagai program, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), memperluas kesempatan kerja dan ekonomi, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Memang sejatinya Kementerian Koordinator kita berdua ini kan dua Kemenko yang bergerak dalam satu tarikan nafas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menko PMK Sugiono menegaskan bahwa pendidikan menjadi salah satu fondasi utama dalam membangun manusia Indonesia unggul. Pendidikan perlu diarahkan tidak hanya untuk menghasilkan lulusan dengan kualifikasi akademik, tetapi juga membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, sehingga mampu memperoleh pekerjaan yang layak, mengembangkan potensi, dan mandiri secara ekonomi.

“Pendidikan ini harus menyesuaikan dengan kebutuhan. Karena kalau misalnya pendidikan tidak disesuaikan dengan kebutuhan pasar atau kebutuhan lapangan kerja, yang terjadi orang sekolah hanya sekedar untuk menggenapi syarat dapat ijazah. Tapi kita kan maunya lebih dari itu, mereka bekerja, mereka bersekolah, mereka kuliah, untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang layak bagi kemanusiaan dalam rangka supaya mereka bisa berdaya,” jelas Menko PMK.

Menko PMK juga menekankan perlunya program-program khusus di bidang pendidikan dasar dan menengah serta pendidikan tinggi untuk menjembatani peserta didik dengan kebutuhan dunia kerja. Koordinasi lintas kementerian diperlukan agar pengembangan pendidikan dan keterampilan dapat mendukung kesiapan tenaga kerja serta memperluas akses terhadap pekerjaan yang layak.

Melalui penguatan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat yang terkoordinasi, pemerintah mendorong pembangunan SDM yang unggul dan berdaya saing, sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan dan kelaparan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Sumber: kemenkopmk.go.id

Berita Terkait

Kemenko PMK Matangkan Peta Jalan Satuan Pendidikan Aman Bencana 2026–2029, Perluas Cakupan hingga Pesantren dan Perguruan Tinggi
Kemenko PMK Perkuat Sinergi dengan Mitra Pembangunan dalam Penanggulangan TPPO
Modal Secarik Kertas, Mentan Amran Langsung Kabulkan Permintaan Petani dan Peternak
Mentan Amran Siapkan Sistem Baru agar Peternak Happy, Perkuat Sinergi Petani Jagung dan Koperasi
Kemenko PMK Matangkan Modul Surveilans Berbasis Masyarakat, Perkuat Kewaspadaan Dini
Wamentan Alim Dorong Hilirisasi Perkebunan, Bidik 90 Persen Ekspor dalam Produk Olahan
Wamentan Alim: 3.500 Hektare PM-AAS di Grobogan Sudah Ditanami, Produktivitas Dibidik 11 Ton
Wamentan Saleh: Kedaulatan Pangan Jadi Kekuatan Strategis Bangsa di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:46 WIB

Kemenko PMK Matangkan Peta Jalan Satuan Pendidikan Aman Bencana 2026–2029, Perluas Cakupan hingga Pesantren dan Perguruan Tinggi

Kamis, 5 November 2026 - 16:46 WIB

Kemenko PMK Perkuat Sinergi dengan Mitra Pembangunan dalam Penanggulangan TPPO

Kamis, 5 November 2026 - 14:35 WIB

Modal Secarik Kertas, Mentan Amran Langsung Kabulkan Permintaan Petani dan Peternak

Kamis, 5 November 2026 - 14:34 WIB

Mentan Amran Siapkan Sistem Baru agar Peternak Happy, Perkuat Sinergi Petani Jagung dan Koperasi

Kamis, 5 November 2026 - 09:48 WIB

Kemenko PMK Matangkan Modul Surveilans Berbasis Masyarakat, Perkuat Kewaspadaan Dini

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp