Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Digital, Pemerintah Dorong Media Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Avatar photo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Di tengah berbagai ketidakpastian global, Pemerintah akan terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional agar tetap kuat dan berkelanjutan. Capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 5,45% (ctc) pada Semester I-2026 menunjukkan bahwa kinerja perekonomian Indonesia masih berada pada jalur yang sesuai untuk mencapai target pertumbuhan yang telah ditetapkan. Ke depan, Pemerintah akan terus mendorong penguatan daya beli masyarakat, peningkatan investasi, percepatan hilirisasi, serta transformasi digital dan pengembangan UMKM sebagai upaya memperkuat daya saing dan menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional, Pemerintah terus mendorong penguatan ekonomi daerah melalui akselerasi investasi dan optimalisasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) serta Kawasan Industri (KI) untuk mengembangkan sektor unggulan daerah. Saat ini, terdapat 25 KEK dan 181 KI dengan total luas mencapai 125 ribu hektare. Khusus KEK, akumulasi investasi telah mencapai Rp368 triliun dan mampu menyerap hampir 250 ribu tenaga kerja.

“Salah satu sumber pertumbuhan baru yang dapat didorong adalah ekonomi digital. Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2025, nilai transaksi bruto ekonomi digital Indonesia mendekati USD100, tumbuh sekitar 14% yoy, sekaligus menjadi yang terbesar di Asia Tenggara,” jelas Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Haryo Limanseto dalam acara Local Media Summit 2026, Jumat (23/10).

Untuk mendukung transformasi digital dan pertumbuhan ekonomi nasional, Pemerintah terus memperkuat pembangunan infrastruktur digital dan pasokan energi. Kapasitas pusat data nasional yang saat ini berada pada kisaran 0,45–0,58 GW berpotensi meningkat hingga 11 GW pada 2030. Sementara itu, Pemerintah merencanakan penambahan kapasitas energi sebesar 69,5 GW berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025–2034, yang didukung juga oleh program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 GWp.

Untuk mencapai target tersebut, Indonesia membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang kompeten, dengan kebutuhan sekitar 9 juta talenta digital hingga 2030. Pemerintah terus merespons kebutuhan tersebut melalui penguatan pendidikan, program Beasiswa Talenta Digital (Digital Talent Scholarship), kerja sama pelatihan dengan penyedia teknologi dan negara lain, termasuk melalui WAICO, serta pemberian insentif Super Tax Deduction hingga 200% untuk kegiatan pelatihan vokasi.

Seiring dengan penguatan infrastruktur dan pengembangan talenta digital, Pemerintah juga mendorong pemanfaatan ekonomi digital untuk membuka peluang usaha dan memperluas pasar, termasuk bagi media lokal. Dengan jutaan pengguna internet pada 2026, media lokal dapat mengambil peran dalam mempromosikan produk UMKM, pariwisata, dan potensi unggulan daerah melalui pemasaran digital, produksi konten kreatif, serta kegiatan komunitas yang dapat menjadi sumber pendapatan baru.

Menutup sambutan, Staf Ahli Haryo juga menyampaikan bahwa industri media lokal saat ini menghadapi tantangan perubahan lanskap periklanan yang mendorong perlunya diversifikasi sumber pendapatan. Salah satunya melalui transformasi menuju konsep Beyond Media yang membuka peluang pengembangan layanan kreatif, pengelolaan komunitas, serta penyelenggaraan kegiatan bernilai komersial. Untuk itu, media lokal diharapkan semakin berdaya saing dan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

“Dalam memperluas peluang bisnis tentu harus tetap diimbangi dengan independensi editorial dan kredibilitas informasi, karena kepercayaan publik merupakan modal utama keberlanjutan industri media,” pungkas Staf Ahli Haryo.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya yakni Pemimpin Redaksi Suara.com, Country Program Manager International Media Support Indonesia, pimpinan dan pengelola media, serta pelaku usaha. (dft/tam)


Sumber: ekon.go.id

Berita Terkait

Perkuat Tata Kelola Perkebunan, Pemerintah Dorong Pendanaan, Transparansi, dan Keberlanjutan untuk Kesejahteraan Petani
Ekonomi Indonesia Triwulan III-2026 Tumbuh 5,47%, Fundamental Kuat Jaga Momentum Pertumbuhan
Mengapa Bank Bisa Kekurangan Uang Tunai? Memahami Short Liquidity, Liquidity Mismatch, dan Risiko Perbankan
Pandu Sjahrir Evaluasi Portofolio Investasi, Danantara Indonesia Jadi Prioritas dan Supra Sekuritas Mulai Dilepas
OJK Sanksi Mantan Direksi PT Bintang Oto Global Tbk, Begini Duduk Perkara Pencatatan Dana IPO Rp185,4 Miliar
Rekam Jejak Lianiwati di Pasar Modal, Izin WPPE Berakhir 2020 dan Kini Dilarang Beraktivitas 10 Tahun
Bank J Trust Bidik Pertumbuhan Mandiri pada 2027, Abdullah Firman Wibowo Disiapkan Menjadi Direktur Utama
Grup Salim Perkuat Permodalan Bank Ina, Anthoni Salim Siapkan Penyerapan Maksimal 350 Juta Saham BINA

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:13 WIB

Perkuat Tata Kelola Perkebunan, Pemerintah Dorong Pendanaan, Transparansi, dan Keberlanjutan untuk Kesejahteraan Petani

Kamis, 5 November 2026 - 18:59 WIB

Ekonomi Indonesia Triwulan III-2026 Tumbuh 5,47%, Fundamental Kuat Jaga Momentum Pertumbuhan

Kamis, 5 November 2026 - 18:17 WIB

Mengapa Bank Bisa Kekurangan Uang Tunai? Memahami Short Liquidity, Liquidity Mismatch, dan Risiko Perbankan

Kamis, 5 November 2026 - 17:33 WIB

Pandu Sjahrir Evaluasi Portofolio Investasi, Danantara Indonesia Jadi Prioritas dan Supra Sekuritas Mulai Dilepas

Kamis, 5 November 2026 - 15:59 WIB

OJK Sanksi Mantan Direksi PT Bintang Oto Global Tbk, Begini Duduk Perkara Pencatatan Dana IPO Rp185,4 Miliar

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp