Kemenko Perekonomian Tingkatkan Kapasitas UMKM dan Afiliator Manfaatkan Platform Digital

Avatar photo

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Pemanfaatan platform digital terus membuka peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas pemasaran dan meningkatkan potensi penjualan produk. Dalam rangka HUT Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian ke-60 dan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Kemenko Perekonomian melaksanakan pelatihan pemasaran digital dengan berkolaborasi dengan agency ‘For Good’ untuk memberikan pemahaman yang lebih luas kepada pegawai Kemenko Perekonomian, keluarga pegawai, hingga berbagai UMKM terkait Affiliator dan Live Selling di TikTok.

Pelatihan ini menekankan bahwa penguatan kemampuan dalam memanfaatkan media sosial, membuat konten yang menarik, hingga melakukan penjualan secara langsung melalui platform digital menjadi bagian penting dalam mendorong UMKM semakin adaptif terhadap perkembangan pasar.

“Pemanfaatan TikTok dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi teman-teman UMKM maupun afiliator untuk mengembangkan kegiatan usahanya. Tidak hanya bagaimana menjual produk, tetapi juga bagaimana memahami produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan mengoptimalkan media sosial dengan lebih baik untuk menghasilkan pendapatan baik bagi UMKM maupun afiliator,” ujar Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik Kemenko Perekonomian Yuli Sri Wilanti, selaku koordinator bazar dan pelatihan UMKM saat membuka Pelatihan Live TikTok untuk UMKM dan Afiliator dalam rangkaian Ekon Fest 2026, Jakarta, Selasa (18/08).

Pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari pengembangan usaha melalui pengembangan kreativitas dalam membuat konten sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi pelaku UMKM. Melalui pembekalan yang bersifat praktis, peserta didorong untuk tidak hanya memahami penggunaan platform digital, tetapi juga mampu mengembangkan strategi pemasaran yang lebih sesuai dengan karakteristik produk dan kebutuhan pasar.

Rangkaian pelatihan mencakup workshop Seller mengenai strategi berjualan di TikTok Shop dan workshop Affiliate mengenai cara menjadi afiliator yang menghasilkan. Peserta juga mendapatkan praktik pembuatan konten yang menjual serta praktik membuat konten dari produk UMKM sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan promosi secara digital. Turut hadir kreator konten/influencer papan atas live TikTok KierKing, yang juga merupakan pemenang Dangdut Academy 2023 dan affiliator untuk memberikan motivasi dan penguatan bagi peserta pelatihan agar memiliki kepercayaan diri dan semangat dalam melakukan pemasaran digital.

Selain pembekalan konten dan pemasaran, kegiatan juga mempertemukan UMKM dan afiliator melalui sesi product matching. Peserta kemudian mengikuti praktek live selling challenge dengan pendampingan para narasumber, serta sesi feedback dan best practice. Melalui rangkaian praktik tersebut, peserta diharapkan semakin percaya diri dalam menggunakan platform digital untuk mengembangkan usaha maupun aktivitas afiliasi.

“Saya sangat senang diberi kesempatan untuk belajar, salah satu yang paling menarik adalah pembelajaran praktik langsung sehingga bisa mengembangkan pasar yang saya miliki agar menjangkau pembeli lebih luas, bahkan hingga ke luar negeri,” ungkap Viece, salah satu pelaku UMKM yang menjadi peserta pelatihan.

Dengan pelatihan ini, Kemenko Perekonomian menunjukkan komitmen dan semangat untuk memberi dukungan bagi pelaku UMKM dalam melakukan pemasaran digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas, serta mendorong pegawai maupun keluarga pegawai yang memiliki minat untuk menjadi affiliator agar mendapatkan manfaat ekonomi yang lebih besar sehingga dapat berdampak pula pada pengembangan ekonomi melalui platform digital. (dep1/aml/iqb/tam)


Sumber: ekon.go.id

Berita Terkait

Ekonomi Indonesia Triwulan III-2026 Tumbuh 5,47%, Fundamental Kuat Jaga Momentum Pertumbuhan
Mengapa Bank Bisa Kekurangan Uang Tunai? Memahami Short Liquidity, Liquidity Mismatch, dan Risiko Perbankan
Pandu Sjahrir Evaluasi Portofolio Investasi, Danantara Indonesia Jadi Prioritas dan Supra Sekuritas Mulai Dilepas
OJK Sanksi Mantan Direksi PT Bintang Oto Global Tbk, Begini Duduk Perkara Pencatatan Dana IPO Rp185,4 Miliar
Rekam Jejak Lianiwati di Pasar Modal, Izin WPPE Berakhir 2020 dan Kini Dilarang Beraktivitas 10 Tahun
Bank J Trust Bidik Pertumbuhan Mandiri pada 2027, Abdullah Firman Wibowo Disiapkan Menjadi Direktur Utama
Grup Salim Perkuat Permodalan Bank Ina, Anthoni Salim Siapkan Penyerapan Maksimal 350 Juta Saham BINA
Wamenkeu Nurkholishoh Ungkap Transformasi Kemenkeu yang Berbasis Inovasi Teknologi dan SDM

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:59 WIB

Ekonomi Indonesia Triwulan III-2026 Tumbuh 5,47%, Fundamental Kuat Jaga Momentum Pertumbuhan

Kamis, 5 November 2026 - 18:17 WIB

Mengapa Bank Bisa Kekurangan Uang Tunai? Memahami Short Liquidity, Liquidity Mismatch, dan Risiko Perbankan

Kamis, 5 November 2026 - 17:33 WIB

Pandu Sjahrir Evaluasi Portofolio Investasi, Danantara Indonesia Jadi Prioritas dan Supra Sekuritas Mulai Dilepas

Kamis, 5 November 2026 - 15:59 WIB

OJK Sanksi Mantan Direksi PT Bintang Oto Global Tbk, Begini Duduk Perkara Pencatatan Dana IPO Rp185,4 Miliar

Kamis, 5 November 2026 - 15:29 WIB

Rekam Jejak Lianiwati di Pasar Modal, Izin WPPE Berakhir 2020 dan Kini Dilarang Beraktivitas 10 Tahun

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp