Survei Penjualan Eceran September 2026: Penjualan Eceran Diprakirakan Meningkat

Avatar photo

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Penjualan eceran pada September 2026 diprakirakan meningkat secara tahunan. Indeks Penjualan Riil (IPR) September 2026 diprakirakan tumbuh sebesar 1,4% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 1,3% (yoy), sehingga mencapai level 221,3. Peningkatan penjualan tersebut didorong oleh kenaikan penjualan pada Kelompok Barang Lainnya, Kelompok Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, serta Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi. Secara bulanan, penjualan eceran pada September 2026 diprakirakan terkontraksi sebesar 2,3% (mtm) terutama dipengaruhi oleh penurunan pada Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau.

Pada Agustus   2026, IPR tumbuh sebesar 1,3% (yoy), meningkat dibandingkan dengan realisasi pada Juli 2026 yang tumbuh sebesar 1,1% (yoy). Kenaikan tersebut didorong oleh peningkatan penjualan secara tahunan pada Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, serta Kelompok Suku Cadang dan Aksesori. Secara bulanan, penjualan eceran pada Agustus 2026 tercatat tumbuh sebesar 0,8% (mtm), meningkat dari kontraksi sebesar 0,1% (mtm) pada Juli 2026, seiring dengan terjaganya permintaan pada periode Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.   

Dari sisi harga, tekanan inflasi pada November 2026 dan Februari 2027 diprakirakan meningkat. Hal ini tecermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) November 2026 dan Februari 2027 yang masing-masing tercatat sebesar 149,9 dan 177,9, lebih tinggi dibandingkan dengan indeks pada periode sebelumnya yang masing-masing tercatat sebesar 146,5 dan 166,0.

Hasil lengkap survei dapat dilihat dalam
Survei P​​enjualan Eceran di website Bank Indonesia.


Sumber: bi.go.id

Berita Terkait

Terima Rais (Kepala) Republik Tatarstan Federasi Rusia, Menko Airlangga Dorong Penguatan Investasi dan Kerja Sama Industri Indonesia-Tatarstan
Hadiri Pelatihan Bela Negara Mahasiswa PKN STAN, Wamenkeu Nurkholisoh Titipkan Pesan Ini
Kuatnya Ekonomi Indonesia Triwulan III-2026 Diikuti Perbaikan Ketenagakerjaan
Perluas Fleksibilitas DHE SDA dan Siapkan Go-Live Portal DSI, Pemerintah Pastikan Ekspor Tetap Lancar
3 Alternatif Penguatan Modal MNC Bank Disampaikan OJK, Hary Tanoesoedibjo Diminta Perhatikan Kepentingan Nasabah
Transformasi Struktur Ekonomi Buka Peluang Baru, Pemerintah Perkuat Investasi dan Kesiapan Tenaga Kerja
Cadangan Devisa Oktober 2026 Tetap Terjaga
Menkeu Suahasil Nazara: Investasi Perlu Tumbuh 7% untuk Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 6% pada 2027

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:42 WIB

Terima Rais (Kepala) Republik Tatarstan Federasi Rusia, Menko Airlangga Dorong Penguatan Investasi dan Kerja Sama Industri Indonesia-Tatarstan

Jumat, 6 November 2026 - 19:55 WIB

Hadiri Pelatihan Bela Negara Mahasiswa PKN STAN, Wamenkeu Nurkholisoh Titipkan Pesan Ini

Jumat, 6 November 2026 - 19:20 WIB

Kuatnya Ekonomi Indonesia Triwulan III-2026 Diikuti Perbaikan Ketenagakerjaan

Jumat, 6 November 2026 - 18:59 WIB

Perluas Fleksibilitas DHE SDA dan Siapkan Go-Live Portal DSI, Pemerintah Pastikan Ekspor Tetap Lancar

Jumat, 6 November 2026 - 17:08 WIB

3 Alternatif Penguatan Modal MNC Bank Disampaikan OJK, Hary Tanoesoedibjo Diminta Perhatikan Kepentingan Nasabah

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp