Danantara Investment Management dan VKTR Perkuat Kolaborasi Strategis untuk Mendorong Kemajuan Ekosistem Mobilitas Listrik Indonesia

Avatar photo

Selasa, 1 September 2026 - 12:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

PT Danantara Investment Management (Persero) (“DIM”), dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (IDX: VKTR) (“VKTR”), bersama dengan PT Bakrie & Brothers Tbk (IDX: BNBR) (“BNBR”) telah menandatangani non-binding term sheet sebagai kerangka awal untuk menjajaki kolaborasi investasi strategis untuk mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik komersial Indonesia. VKTR, anak usaha BNBR, merupakan salah satu pionir nasional kendaraan listrik berbasis baterai untuk segmen kendaraan komersial di Indonesia.

Kolaborasi ini bertujuan untuk mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik komersial di Indonesia, terutama untuk bus dan truk listrik, melalui pengembangan industri mobility as a service atau dikenal sebagai MaaS, model ekosistem mobilitas listrik terintegrasi yang dirancang untuk mengurangi hambatan adopsi, memperluas akses pembiayaan, dan mempercepat transisi operator armada menuju kendaraan listrik, termasuk operator bus listrik di berbagai daerah di Indonesia. Inisiatif ini juga diharapkan dapat memperdalam rantai nilai industri baterai nasional serta mendukung agenda hilirisasi mineral kritikal Indonesia, yang merupakan salah satu sektor prioritas investasi DIM.

Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara Indonesia, mengatakan, “Investasi pada elektrifikasi mobilitas komersial merupakan investasi pada transisi energi jangka panjang yang dapat membawa dampak positif pada percepatan adopsi kendaraan listrik nasional. Selaras dengan prioritas Pemerintah Indonesia, kami melihat kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengurangi emisi, memperkuat industri nasional, mendorong hilirisasi, dan membangun fondasi ekonomi yang lebih berkelanjutan.”

“Non-binding term sheet yang ditandatangani merupakan kerangka awal. Proses uji tuntas yang komprehensif akan dilakukan untuk memastikan transaksi dapat memberikan nilai komersial yang baik dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi Indonesia,” tambah Pandu.

Anindra Ardiansyah Bakrie, Direktur Utama VKTR, menyampaikan, “Kami mengapresiasi kepercayaan dan dukungan, yang bukan hanya merepresentasikan kolaborasi strategis, tetapi juga amanah untuk membawa VKTR memasuki fase pertumbuhan berikutnya. Bersama-sama, kami ingin turut membentuk masa depan mobilitas Indonesia agar menjadi lebih maju, berkelanjutan, dan mandiri. Ini merupakan momentum penting dalam membuka babak baru bagi solusi mobilitas listrik di Indonesia, di mana dampak yang lebih besar dapat dicapai ketika berbagai kekuatan yang saling melengkapi diarahkan pada tujuan nasional yang sama.”

Melalui kolaborasi ini, DIM dan VKTR menegaskan kembali komitmen bersama untuk memajukan transisi energi Indonesia, memperkuat kapasitas industri dalam negeri, serta mendorong terwujudnya solusi mobilitas berkelanjutan yang mendukung agenda pembangunan jangka panjang Indonesia. Adapun, non-binding term sheet ini merupakan kerangka kesepakatan awal yang akan menjadi dasar bagi pembahasan lebih lanjut, dan realisasi potensi investasi akan tunduk pada penyusunan perjanjian definitif antara para pihak.


Sumber: danantaraindonesia.co.id

Berita Terkait

Ekonomi Indonesia Triwulan III-2026 Tumbuh 5,47%, Fundamental Kuat Jaga Momentum Pertumbuhan
Mengapa Bank Bisa Kekurangan Uang Tunai? Memahami Short Liquidity, Liquidity Mismatch, dan Risiko Perbankan
Pandu Sjahrir Evaluasi Portofolio Investasi, Danantara Indonesia Jadi Prioritas dan Supra Sekuritas Mulai Dilepas
OJK Sanksi Mantan Direksi PT Bintang Oto Global Tbk, Begini Duduk Perkara Pencatatan Dana IPO Rp185,4 Miliar
Rekam Jejak Lianiwati di Pasar Modal, Izin WPPE Berakhir 2020 dan Kini Dilarang Beraktivitas 10 Tahun
Bank J Trust Bidik Pertumbuhan Mandiri pada 2027, Abdullah Firman Wibowo Disiapkan Menjadi Direktur Utama
Grup Salim Perkuat Permodalan Bank Ina, Anthoni Salim Siapkan Penyerapan Maksimal 350 Juta Saham BINA
Wamenkeu Nurkholishoh Ungkap Transformasi Kemenkeu yang Berbasis Inovasi Teknologi dan SDM

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:59 WIB

Ekonomi Indonesia Triwulan III-2026 Tumbuh 5,47%, Fundamental Kuat Jaga Momentum Pertumbuhan

Kamis, 5 November 2026 - 18:17 WIB

Mengapa Bank Bisa Kekurangan Uang Tunai? Memahami Short Liquidity, Liquidity Mismatch, dan Risiko Perbankan

Kamis, 5 November 2026 - 17:33 WIB

Pandu Sjahrir Evaluasi Portofolio Investasi, Danantara Indonesia Jadi Prioritas dan Supra Sekuritas Mulai Dilepas

Kamis, 5 November 2026 - 15:59 WIB

OJK Sanksi Mantan Direksi PT Bintang Oto Global Tbk, Begini Duduk Perkara Pencatatan Dana IPO Rp185,4 Miliar

Kamis, 5 November 2026 - 15:29 WIB

Rekam Jejak Lianiwati di Pasar Modal, Izin WPPE Berakhir 2020 dan Kini Dilarang Beraktivitas 10 Tahun

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp