Menko Airlangga Perkuat Ekonomi Digital sebagai Andalan Pertumbuhan Ekonomi 6% pada 2027

Avatar photo

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menempatkan ekonomi digital sebagai salah satu andalan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 6,0% pada 2027. Perekonomian Indonesia tumbuh 5,45% (c-to-c) pada Semester I 2026, yang menjadi pijakan menuju target tersebut.

Tahun 2027, Pemerintah menargetkan pertumbuhan sebesar 6,0%, inflasi 2,5%.  Menko Airlangga menjelaskan bahwa target tersebut memerlukan tiga prasyarat, yakni pertumbuhan investasi yang lebih tinggi daripada pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), peningkatan produktivitas pekerja, dan penguatan ekspor bernilai tambah. Investasi perlu tumbuh 8% sampai 9% dengan target penanaman modal sebesar Rp2.258 triliun.

Dalam kerangka tersebut, ekonomi digital menjadi mesin pertumbuhan yang terukur. Nilai transaksi bruto (Gross Merchandise Value/GMV) ekonomi digital Indonesia mendekati USD100 miliar pada 2025, naik 14% dari tahun sebelumnya. Pengguna QRIS mencapai 65,77 juta orang dengan 44,86 juta merchant. Menko Airlangga mengarahkan pengembangan ekosistem digital sebagai rantai nilai terpadu yang didukung oleh  talenta digital yang berkualitas, pengembangan semikonduktor dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) serta infrastruktur yang memadai, antara lain pembangunan pusat data.

Di tingkat kawasan, Pemerintah telah menyelesaikan  perundingan ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA) yang ditargetkan akan ditandatangani bersamaan dengan  Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN pada bulan November 2026 di Filipina.  Ratifikasi ASEAN DEFA ditargetkan selesai dalam 180 hari setelah penandatanganan dimaksud. Kajian Boston Consulting Group memperkirakan  pertumbuhan ekonomi digital di kawasan ASEAN melalui implementasi DEFA dapat meningkat dari USD1 triliun menjadi USD2 triliun pada 2030.

Pertumbuhan transaksi digital perlu diimbangi dengan keamanan yang mumpuni. Bank Indonesia mencatat 12,99 miliar transaksi pembayaran digital pada Triwulan III 2025, tumbuh 38,08% secara tahunan. Untuk melindungi ekonomi digital,  Pemerintah menyiapkan kriptografi tahan kuantum guna mengantisipasi risiko  Harvest Now, Decrypt Later (HNDL), yaitu pencurian data terenkripsi untuk dibuka di masa depan menggunakan komputer kuantum. Upaya ini didukung oleh penerapan Post-Quantum Cryptography (PQC) dan pembentukan Gugus Tugas Nasional Penyiapan Migrasi Kriptografi Tahan Kuantum oleh BSSN.

Dari sisi infrastruktur, Menko Airlangga menekankan bahwa kunci pengembangan pusat data terletak pada ketersediaan lahan, listrik, dan air. Menko Airlangga menyampaikan bahwa kapasitas pusat data yang beroperasi mencapai 600-700 megawatt, dengan proyek dalam pipeline mencapai 1,3 gigawatt dengan perkiraan nilai investasi sebesar USD15-20 miliar. NVIDIA juga menjajaki investasi sebesar USD4,5 miliar (sekitar Rp80,1 triliun) di KPBPB/FTZ Batam, yang masih dalam tahap pembicaraan.

Di sektor perdagangan, nilai e-commerce Indonesia diproyeksikan tumbuh lebih dari 14% menjadi USD71 miliar, sehingga menjadikannya pasar e-commerce terbesar di Asia Tenggara. Pemerintah menargetkan transaksi e-commerce melalui Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) mencapai Rp40 triliun pada akhir 2026, naik 10% dari Rp36,4 triliun pada 2025, serta  terus memperkuat ekosistem e-commerce.

Sementara itu, kerja sama  internasional di bidang AI melalui World AI Collaboration Organization (WAICO) diperkirakan menarik investasi sebesar  USD 8-12 miliar pada 2026-2030.

Menko Airlangga menegaskan bahwa pencapaian target pertumbuhan ekonomi membutuhkan kolaborasi Pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan agar pertumbuhan semakin tinggi dan inklusif, dan manfaatnya dirasakan masyarakat luas. (dep3/nov/iqb/tam)


Sumber: ekon.go.id

Berita Terkait

Terima Rais (Kepala) Republik Tatarstan Federasi Rusia, Menko Airlangga Dorong Penguatan Investasi dan Kerja Sama Industri Indonesia-Tatarstan
Hadiri Pelatihan Bela Negara Mahasiswa PKN STAN, Wamenkeu Nurkholisoh Titipkan Pesan Ini
Kuatnya Ekonomi Indonesia Triwulan III-2026 Diikuti Perbaikan Ketenagakerjaan
Perluas Fleksibilitas DHE SDA dan Siapkan Go-Live Portal DSI, Pemerintah Pastikan Ekspor Tetap Lancar
3 Alternatif Penguatan Modal MNC Bank Disampaikan OJK, Hary Tanoesoedibjo Diminta Perhatikan Kepentingan Nasabah
Transformasi Struktur Ekonomi Buka Peluang Baru, Pemerintah Perkuat Investasi dan Kesiapan Tenaga Kerja
Cadangan Devisa Oktober 2026 Tetap Terjaga
Menkeu Suahasil Nazara: Investasi Perlu Tumbuh 7% untuk Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 6% pada 2027

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:42 WIB

Terima Rais (Kepala) Republik Tatarstan Federasi Rusia, Menko Airlangga Dorong Penguatan Investasi dan Kerja Sama Industri Indonesia-Tatarstan

Jumat, 6 November 2026 - 19:55 WIB

Hadiri Pelatihan Bela Negara Mahasiswa PKN STAN, Wamenkeu Nurkholisoh Titipkan Pesan Ini

Jumat, 6 November 2026 - 19:20 WIB

Kuatnya Ekonomi Indonesia Triwulan III-2026 Diikuti Perbaikan Ketenagakerjaan

Jumat, 6 November 2026 - 18:59 WIB

Perluas Fleksibilitas DHE SDA dan Siapkan Go-Live Portal DSI, Pemerintah Pastikan Ekspor Tetap Lancar

Jumat, 6 November 2026 - 17:08 WIB

3 Alternatif Penguatan Modal MNC Bank Disampaikan OJK, Hary Tanoesoedibjo Diminta Perhatikan Kepentingan Nasabah

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp