Menkeu Suahasil: Kredibilitas APBN Jadi Modal Indonesia sebagai Bright Spot Dunia

Avatar photo

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menegaskan bahwa kawasan ASEAN memiliki potensi besar untuk menjadi titik cerah (bright spot) perekonomian dunia. Potensi tersebut didukung oleh kebijakan pembangunan yang sehat, kebijakan publik yang kredibel, serta pengelolaan anggaran yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus melindungi masyarakat.

“Saya meyakini bahwa ASEAN saat ini adalah bright spot dunia. Sebagai kawasan, kami tahu bahwa kawasan kami dalam kondisi baik. Saya yakin ini karena kami memiliki kebijakan pembangunan yang sehat dan kebijakan publik yang kredibel. Dalam kasus Indonesia, kami selalu menempatkan anggaran sebagai anggaran yang menumbuhkan perekonomian, melindungi masyarakat, dan terus kredibel,” ujar Menkeu dalam pertemuan Menteri Keuangan ASEAN dengan Presiden World Bank Group, Ajay Banga, di Bangkok, Thailand, Selasa (13/10).

Menkeu menjelaskan bahwa Indonesia memiliki sejumlah modal penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Kekayaan sumber daya alam menjadi salah satu kekuatan yang perlu dioptimalkan melalui agenda hilirisasi agar dapat memberikan nilai tambah lebih besar bagi perekonomian nasional. Selain itu, mobilisasi pendanaan swasta menjadi salah satu prioritas Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung pembiayaan pembangunan dan memperluas sumber pertumbuhan ekonomi.

Dari sisi demografi, struktur penduduk yang didominasi kelompok usia muda serta tingkat pendapatan yang terus meningkat juga menjadi peluang bagi Indonesia dan kawasan ASEAN. Potensi tersebut dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperkuat posisi kawasan dalam perekonomian global.

Lebih lanjut, Menkeu menekankan pentingnya memperkuat narasi mengenai keberhasilan pembangunan di ASEAN kepada masyarakat internasional. Menurutnya, pengalaman pembangunan kawasan selama beberapa dekade terakhir menyimpan banyak pelajaran dan capaian yang perlu diketahui dunia.

“Belajar dari dunia adalah satu hal, tetapi menceritakan kisah ASEAN, kisah Indonesia, kepada dunia adalah hal lain. Kita memiliki banyak cerita untuk disampaikan. Saya yakin, jika kita satukan kisah ASEAN selama 50 hingga 60 tahun terakhir, itu adalah kisah sukses yang layak didengar dunia,” tegas Menkeu.

Pandangan tersebut menegaskan pentingnya kredibilitas kebijakan publik dan pengelolaan anggaran sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan terhadap perekonomian. Bagi Indonesia, APBN tidak hanya berperan sebagai instrumen pembiayaan pembangunan, tetapi juga sebagai instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan melindungi masyarakat.

Melalui pengelolaan APBN yang kredibel, optimalisasi sumber daya alam, hilirisasi, serta penguatan peran pendanaan swasta, Indonesia terus berupaya memanfaatkan potensi domestik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Indonesia dalam memperkuat ketahanan ekonomi dan meningkatkan peran ASEAN di tengah dinamika perekonomian global. (dep/dj)


Sumber: kemenkeu.go.id

Berita Terkait

Terima Rais (Kepala) Republik Tatarstan Federasi Rusia, Menko Airlangga Dorong Penguatan Investasi dan Kerja Sama Industri Indonesia-Tatarstan
Hadiri Pelatihan Bela Negara Mahasiswa PKN STAN, Wamenkeu Nurkholisoh Titipkan Pesan Ini
Kuatnya Ekonomi Indonesia Triwulan III-2026 Diikuti Perbaikan Ketenagakerjaan
Perluas Fleksibilitas DHE SDA dan Siapkan Go-Live Portal DSI, Pemerintah Pastikan Ekspor Tetap Lancar
3 Alternatif Penguatan Modal MNC Bank Disampaikan OJK, Hary Tanoesoedibjo Diminta Perhatikan Kepentingan Nasabah
Transformasi Struktur Ekonomi Buka Peluang Baru, Pemerintah Perkuat Investasi dan Kesiapan Tenaga Kerja
Cadangan Devisa Oktober 2026 Tetap Terjaga
Menkeu Suahasil Nazara: Investasi Perlu Tumbuh 7% untuk Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 6% pada 2027

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:42 WIB

Terima Rais (Kepala) Republik Tatarstan Federasi Rusia, Menko Airlangga Dorong Penguatan Investasi dan Kerja Sama Industri Indonesia-Tatarstan

Jumat, 6 November 2026 - 19:55 WIB

Hadiri Pelatihan Bela Negara Mahasiswa PKN STAN, Wamenkeu Nurkholisoh Titipkan Pesan Ini

Jumat, 6 November 2026 - 19:20 WIB

Kuatnya Ekonomi Indonesia Triwulan III-2026 Diikuti Perbaikan Ketenagakerjaan

Jumat, 6 November 2026 - 18:59 WIB

Perluas Fleksibilitas DHE SDA dan Siapkan Go-Live Portal DSI, Pemerintah Pastikan Ekspor Tetap Lancar

Jumat, 6 November 2026 - 17:08 WIB

3 Alternatif Penguatan Modal MNC Bank Disampaikan OJK, Hary Tanoesoedibjo Diminta Perhatikan Kepentingan Nasabah

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp