Menkeu Suahasil Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia melalui Kredibilitas Fiskal dan Stabilitas Ekonomi Domestik

Avatar photo

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil bertemu dengan para investor pada Selasa (13/10) di sela-sela rangkaian agenda kerja Bangkok untuk menegaskan komitmen pemerintah menjaga keberlanjutan fiskal serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui investasi produktif. Pada kesempatan tersebut, Menkeu menyampaikan bahwa Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang kuat, ditopang oleh kredibilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), stabilitas makroekonomi, serta koordinasi kebijakan fiskal dan moneter.

Dari sisi makroekonomi, Menkeu menjelaskan bahwa sejumlah indikator menunjukkan aktivitas ekonomi domestik yang tetap terjaga. Inflasi Indonesia tercatat sebesar 3,3% pada akhir September 2026. Sementara itu, indeks manufaktur Indonesia (PMI) kembali berada pada zona ekspansi, yaitu sebesar 52,4 pada September 2026. Neraca perdagangan juga kembali mencatatkan surplus.

Menkeu juga menjelaskan bahwa Indonesia terus menjaga kredibilitas pengelolaan ekonomi melalui kebijakan fiskal yang disiplin, terukur, dan adaptif terhadap berbagai risiko. Pemerintah juga berkomitmen menjaga defisit APBN di bawah 3% terhadap produk domestik bruto (PDB), dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan untuk mendukung pertumbuhan dan melindungi masyarakat. “Kebijakan fiskal harus mampu merespons berbagai tekanan, baik dari geopolitik,
perdagangan, volatilitas pasar, maupun harga domestik, tanpa menggerus penyangga fiskal untuk masa depan,” jelas Menkeu.

Lebih lanjut, Menkeu juga menyampaikan bahwa pemerintah menempatkan investasi sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi ke depan. Dalam APBN 2027, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6%, dengan investasi diharapkan tumbuh setidaknya 7%. Untuk mendukung pencapaian tersebut, pemerintah mendorong sinergi antara kebijakan fiskal, peran Danantara dalam investasi strategis, serta partisipasi sektor swasta.

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Suminto menambahkan bahwa fokus Pemerintah tidak sekedar ingin membawa investasi masuk ke Indonesia, namun lebih dari itu, menjadikan Indonesia mendapatkan kepercayaan investor yang berkelanjutan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, pemerintah akan terus membangun kepercayaan investor melalui beberapa hal penting.

Pertama dengan membangun kredibilitas, kinerja, dan stabilitas perekonomian, baik fiskal, moneter, maupun sektor keuangan. Kredibilitas dan kinerja perekonomian serta arah kebijakan juga secara reguler dikomunikasikan kepada market/investor secara terpadu. Strategi kedua adalah melalui disiplin dan integritas pasar yang terus dijaga untuk membangun pasar keuangan yang lebih dalam, aktif, dan likuid.

Sementara itu, strategi ketiga dilakukan lewat pendalaman pasar keuangan, terutama dengan memperkuat investor institusional maupun ritel domestik, sehingga lebih resilien dalam menghadapi dinamika keuangan global. 

Melalui pengelolaan APBN yang kredibel, fundamental makroekonomi yang terjaga, dan penguatan ekosistem investasi, Indonesia terus membuka ruang bagi investor untuk berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi. Pemerintah berkomitmen menjaga konsistensi kebijakan dan keberlanjutan fiskal, sekaligus menciptakan peluang investasi yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang. (dm/dj)


Sumber: kemenkeu.go.id

Berita Terkait

Terima Rais (Kepala) Republik Tatarstan Federasi Rusia, Menko Airlangga Dorong Penguatan Investasi dan Kerja Sama Industri Indonesia-Tatarstan
Hadiri Pelatihan Bela Negara Mahasiswa PKN STAN, Wamenkeu Nurkholisoh Titipkan Pesan Ini
Kuatnya Ekonomi Indonesia Triwulan III-2026 Diikuti Perbaikan Ketenagakerjaan
Perluas Fleksibilitas DHE SDA dan Siapkan Go-Live Portal DSI, Pemerintah Pastikan Ekspor Tetap Lancar
3 Alternatif Penguatan Modal MNC Bank Disampaikan OJK, Hary Tanoesoedibjo Diminta Perhatikan Kepentingan Nasabah
Transformasi Struktur Ekonomi Buka Peluang Baru, Pemerintah Perkuat Investasi dan Kesiapan Tenaga Kerja
Cadangan Devisa Oktober 2026 Tetap Terjaga
Menkeu Suahasil Nazara: Investasi Perlu Tumbuh 7% untuk Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 6% pada 2027

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:42 WIB

Terima Rais (Kepala) Republik Tatarstan Federasi Rusia, Menko Airlangga Dorong Penguatan Investasi dan Kerja Sama Industri Indonesia-Tatarstan

Jumat, 6 November 2026 - 19:55 WIB

Hadiri Pelatihan Bela Negara Mahasiswa PKN STAN, Wamenkeu Nurkholisoh Titipkan Pesan Ini

Jumat, 6 November 2026 - 19:20 WIB

Kuatnya Ekonomi Indonesia Triwulan III-2026 Diikuti Perbaikan Ketenagakerjaan

Jumat, 6 November 2026 - 18:59 WIB

Perluas Fleksibilitas DHE SDA dan Siapkan Go-Live Portal DSI, Pemerintah Pastikan Ekspor Tetap Lancar

Jumat, 6 November 2026 - 17:08 WIB

3 Alternatif Penguatan Modal MNC Bank Disampaikan OJK, Hary Tanoesoedibjo Diminta Perhatikan Kepentingan Nasabah

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp