Wamentan Saleh: Pemerintah Siap Dengarkan Dunia Usaha untuk Perkuat Pertanian

Avatar photo

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Muhammad Saleh Mustafa mengungkapkan bahwa pemerintah membuka ruang yang luas bagi dunia usaha untuk memberikan masukan dalam pembangunan sektor pertanian. Kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha dinilai penting untuk memperkuat pertanian sekaligus mengembangkan potensi sektor pangan, energi, dan hilirisasi sebagai bagian dari penguatan ekonomi nasional.

Wamentan Saleh menekankan pemerintah siap mendengar berbagai masukan dari pelaku usaha untuk memperkuat arah pembangunan pertanian. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Investor Daily Summit 2026 “Indonesia’s Economic Model” di Jakarta, Rabu (7/10).

“Intinya kami siap menerima saran dan masukan dari pelaku-pelaku usaha. Ini penting untuk memperkuat pembangunan pertanian, termasuk dalam pengembangan pangan, energi, dan hilirisasi,” kata Wamentan Saleh.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki keterkaitan erat dengan agenda ekonomi yang lebih luas. Sejumlah potensi pertanian saat ini tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga dikembangkan menjadi sumber bahan baku energi serta produk bernilai tambah melalui hilirisasi.

“Kita juga kebetulan di pertanian tadi ada beberapa yang disinggung masalah biodiesel, bioetanol, dan hilirisasi di bidang pangan,” ungkapnya.

Wamentan Saleh menyampaikan bahwa pengembangan biodiesel, bioetanol, dan hilirisasi pangan menjadi bagian dari upaya memperluas kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian. Komoditas pertanian tidak berhenti pada produksi bahan mentah, tetapi didorong masuk ke rantai pengolahan sehingga menciptakan nilai tambah dan membuka peluang investasi di dalam negeri.

Dalam konteks tersebut, keterlibatan dunia usaha menjadi penting untuk mempertemukan kebijakan pemerintah dengan kebutuhan dan peluang di lapangan. Masukan dari pelaku usaha dapat menjadi salah satu bahan untuk memperkuat ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir.

“Intinya kami siap menerima saran dan masukan dari pelaku-pelaku usaha,” tegasnya.

Keterbukaan tersebut sekaligus memperkuat arah pembangunan pertanian yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga pada penciptaan nilai ekonomi yang lebih besar. Pemerintah mendorong agar potensi komoditas pertanian dapat dikembangkan melalui investasi, hilirisasi, dan diversifikasi pemanfaatan, termasuk untuk mendukung kebutuhan energi nasional.

Kementerian Pertanian akan terus membuka ruang sinergi dengan dunia usaha untuk memperkuat pembangunan pertanian, baik melalui peningkatan produksi pangan maupun pengembangan hilirisasi dan energi berbasis komoditas pertanian. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat fondasi pertanian sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.


Sumber: pertanian.go.id

Berita Terkait

KPK Dalami Perkara Dugaan Suap HGB Bela Parahiyangan, Ini Jejak Bisnis Keluarga Lyman di Sektor Properti
Kementerian ESDM Serahkan 137 Hektare Lahan Eks Tambang kepada Kemhan untuk Dukung Kopassus
Kementerian ESDM Raih Peringkat Kedua Anugerah Reksa Bandha 2026
Tutup Minerba Convex 2026, Ditjen Minerba Beri 42 Apresiasi untuk Badan Usaha dan Tim ESDM Siaga Bencana
Raksasa Pengelola Dana Investasi Triliunan Dolar AS Akan Berkumpul di New Asia Forum 2026
Cancel Culture dan RANS Carnival, Bagaimana Tekanan Media Sosial Mengubah Keputusan Musisi untuk Mundur?
Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Siapkan Storage Minyak hingga 60 Hari dan Bioetanol E20
HBA November Turun Tipis, Harga Batu Bara Kalori Rendah Justru Naik

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:06 WIB

KPK Dalami Perkara Dugaan Suap HGB Bela Parahiyangan, Ini Jejak Bisnis Keluarga Lyman di Sektor Properti

Jumat, 6 November 2026 - 16:31 WIB

Kementerian ESDM Serahkan 137 Hektare Lahan Eks Tambang kepada Kemhan untuk Dukung Kopassus

Kamis, 5 November 2026 - 12:00 WIB

Kementerian ESDM Raih Peringkat Kedua Anugerah Reksa Bandha 2026

Kamis, 5 November 2026 - 12:00 WIB

Tutup Minerba Convex 2026, Ditjen Minerba Beri 42 Apresiasi untuk Badan Usaha dan Tim ESDM Siaga Bencana

Selasa, 3 November 2026 - 19:52 WIB

Raksasa Pengelola Dana Investasi Triliunan Dolar AS Akan Berkumpul di New Asia Forum 2026

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp